Beberapa
teknik/metode analisis yang digunakan dalam perencanaan strategis sistem informasi
dan teknologi informasi, mencakup analisis
SWOT, analisis Value Chain, dan McFarlan’s Strategic Grid. Analisis ini
dilakukan untuk membuat model Perencanaan Strategis Sistem Informasi yang
sesuai bagi perusahaan khususnya unit bisnis distribusi. yang akan memberikan
gambaran kepada perusahaan mengenai sistem atau aplikasi yang sedang
berjalan sekarang, langkah-langkah dan prioritas pengembangan sistem
informasi untuk mendukung strategi bisnis, dan rencana implementasi strategi
sistem informasi termasuk didalamnya adalah portofolio aplikasi yang berfungsi untuk mengetahui kebutuhan teknologi perusahaan.
Analisis - analisisnya :
1. Analisis SWOT
menentuka setiap kekuatan (Strength), kelemahan
(weaknesses), peluang (opportunities,) ancaman (threast) pada perusahaandengan cara menganalisis perusahaan baik dengan cara pengamatan yang bersifat objektif maupun dengan kuisioner yang bersifat subjektif. Karena kadang apa yang dipandang sebagai kekuatan oleh manager lain memungkinkan menjadi sebuah pandangan kelemahan pada manager lainnya.
2. Analisis Value Chain
Merupakan alat analisa statistik yang digunakan untuk
memahami secara lebih baik terhadap keunggulan kompetitif, untuk
mengidentifikasi dimana value pelanggan dapat tingkatkan / penurunan
biaya dan untuk memahami secara lebih baik hubungan perusahaan dengan
pemasok. Pelanggan dan perusahaan lain dalam industri. Analisa value chain berfokus pada total chain dan satu
produk, mulai dari design produk sampai dengan pemanufakturan produk
bahkan jasa setelah penjualan. Konsep-konsep yang mendasari analisys tersebut adalah
bahwa perusahaan menempati bagian tertentu / beberapa bagian dan
keseluruhan value chain. Aktivitas nilai (value) aktivitas yang hanus dilakukan
dalam proses perolehan bahan dan mengubahnya menjadi produk akhir,
termasuk pelayanan kepada pelanggan. Pengembangan value chain, berbeda-beda tergantung path
jenis industri, contohnya dalam perusahaan Industri fokusnya terletak
lebih pada operasi & advertensi serta promosi dibandingkan pada
bahan mentah & proses pembuatan. Misalnya : Value chain pada industri pemanufakturan
Analisa value chain mempunyai 3 tahapan:
Tahap I : Mengidentifikasi aktivitas value chain
Tahap H : Mengidentifikasi cost driver pada setiap aktivitas nilai
Tahap HI : Mengembangkan keunggulan kompetitif dengan mengurangi biaya I menambah nilai. Pada tahap mi perusahaan barus melakukan hal-hal berikut :– mengidentiflkasi keunggulan kompetitif (cost leadership)
– mengidéntifikasi peluang akan nilai tambah
– mengidentifikasi peluang untuk mengurangi biaya.
Value chain untuk industri pembuat computer
| Langkah dim value chain | aktivitas |
output yg diharapkan dan aktivitas
|
| Langkah 1: desain | Riset dan pengembangan | desain produk yang lengkap |
| Langkah 2 : memperoleh Bahan mentah | penambangan, pengembangan dan penyulingan | silicon, plastic. berbagai logam |
Langkah 3: merakit bahan Menjadi komponen
|
Mengubah bahan mentah menjadi komponen dan pemakaian suku cadang dlm proses produksi komputer
|
komponen dan suku cadang yg Diharapkan |
| Tahap 1 | konversi, merakit, menyelesaikan |
chip, prosesor, komponen dasar lainnya.
|
| Tahap 2 | menguji dan menentukan kualitas |
board, komponen path tingkat yg lebih tinggi
|
| Langkah 4: pembuatan komputer |
perakitan akhir, pengepakan dan pengangkutan produk akhir
|
komputer yg lengkap |
| Langkah 5 : penggudangan
dan distribusi |
memindahkan produk ke lokasi pengecer dan ke gudang sesuai yg dibutuhkan |
pengangkutan dengan kereta, truk ala angkutan udara
|
| Langkah 6 : penjualan eceran | penjualan eceran | penerimaan kas |
| Langkah 7: pelayanan kepada | perbaikan | komputer yg sudah diperbaiki |
3. Analisis PEST
Analisis PEST merupakan analisis eksternal makro-lingkungan yang akan mempengaruhi semua perusahaan. PEST merupaka akronim untuk Politik, Ekonomi, Sosial, dan Teknologi faktor eksternal makro-lingkungan. Disini ditambahkan 2 unsur lagi yaitu enviroment (lingkungan) dan law- and regulation (hukum dan regulasi).
4. Analisis CSF
analisis CSF ini diambil dari studi survey dan wawancara pada perusahaan yang meliputi manajemen dan proses pada perusahaan sehingga menghasilkan hasil seperti berikut :
No comments:
Post a Comment