Tuesday, September 29, 2015

Coret-coret bab 2

1. Perencanaan strategi SI/TI
Perencanaan strategis SI/TI menurut Ward dan Peppard (2002) menjelaskan komponen dari formulasi strategis dan kerangka perencanaan meliputi masukan, keluaran dan aktifitas–aktifitas lainnya .
2. Value chain
Analisa value chain (rantai nilai) porter bertujuan untuk meningkatkan kinerja aktifitas-aktifitas bisnis dalam perusahaan serta meningkatkan nilai tambah dari hubungan antar ektifitas tersebut (Pudjadi, dkk, 2007).
3.  Metode analisis SWOT
Secara konsep manajemen strategis dimulai dengan penyusaian perusahaan terhadap lingkungan kepada kekuatan (Strength), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities,) ancaman (threast) dari organisasi tersebut, atau yang dikenal dengan analisis SWOT yaitu mengidentifikasikan faktor  internal organisasi sebagai kekuatan dan kelemahan, sedangkan faktor eksternal organisasi sebagai peluang dan ancaman (Nurhayati, 2009).
 4. Metode PEST
Analisis PEST digunakan untuk menganalisa lingkungan luar yang mempengaruhi kegiatan bisnis dilihat dari aspek politik, ekonomi, sosial, dan teknologi (Sunarto dan Hasibuan, 2007)

Tuesday, September 15, 2015

Pentingnya Perencanaan Strategi SI/TI Bagi Organisasi

Hari saya membaca tentang artikel yang berjudul "Model Perencanaan Strategis Sistem Informasi Pada Industri Penyiaran Televisi Dengan Pendekatan Blue Ocean Strategy dan Balanced Score Card".
Perencanaan strategis SI/TI mempelajari pengaruh SI/TI terhadap kinerja bisnis dan kontribusi bagi organisasi dalam memilih langkah-langkah strategis. Selain itu, perencanaan strategis SI/TI juga menjelaskan berbagai tools, teknik, dan kerangka kerja bagi manajemen untuk menyelaraskan strategi SI/TI dengan strategi bisnis, bahkan mencari kesempatan baru melalui penerapan teknologi yang inovatif.
Organisasi merasa perlu merumuskan strategi untuk mengatasi permasalahan permasalahan kritis yang sudah bisa dirasakan saat ini.Kebutuhan disusunnya strategi sistem informasi atau teknologi informasi terlihat dari dampak apabila suatu organisasi yang membutuhkan dukungan TI secara signifikan tidak memiliki strategi tersebut. Implikasi yang ditimbulkan  dengan tidak adanya perencanaan strategis SI/TI diantaranya sebagai berikut:
- Investasi terhadap sistem tidak mendukung tujuan bisnis dari organisasi
- Hilangnya pengawasan atas SI/TI, menyebabkan individu-individu sering berusaha mencapai tujuan-tujuan yang bertentangan melalui SI/TI.
- Sistem tidak terintegrasi, hal ini juga akan mengakibatkan duplikasi sehingga data dan informasi tidak akurat.
- Tidak adanya tujuan yang jelas tentang pengaturan prioritas bagi proyek-proyek SI/TI dan rencana-rencana yang berubah secara instan menyebabkan menurunnya produktifitas.
- Kurang memadainya informasi untuk manajemen karena tidak tersedia, tidak konsisten, kurang akurat, atau informasi terlalu lama diperoleh.
- Kesalahpahaman antara pengguna dan tenaga TI sehingga mengakibatkan konflik dan ketidakpuasan.
- Strategi teknologi membingungkan dan membatasi dilakukannya pemilihan teknologi.


 Gambar ini menunjukkan bahwa dengan adanya Perencanaan strategi SI/TI maka dapat membantu perusahaan atau organisasi untuk dapat lebih mengembangkan dan memajukan perusahaan dengan lebih baik lagi sehingga perusahaan dapat bekerja secara efisien.

Pembahasan tentang artikel

Artikel yang akan kita bahas sekarang ini adalah artikel yang berjudul Pengembangan Sosial Media Circle-Tics Dengan Sisem Rekomendasi Berbasis Collaborative Filtering. Dimana di dalam artikel ini disebutkan bahwa  di Jurusan Teknik Informatika Universitas Trisakti tidak semua mahasiswa, dosen, dan alumni mempunyai minat yang sama terhadap suatu bahasa pemprograman tertentu. Penulis artikel ini bermaksud untuk membuat sistem dimana mahasiswa, dosen, dan alumni bisa saling berteman dan sistem bisa merekomendasikan kepada mereka siapa saja yang memiliki minat atau interest bahasa pemrograman yang sama dengan mereka.

Tujuan dari pembuatan siste ini adalah untuk menciptakan atau membuat sebuah sistem jejaring sosial bagi jurusan Teknik Informatika Universitas Trisakti yang nantinya bisa menjadi wadah untuk aspirasi dan silahturahmi dalam konsep seperti sosial media. Metode yang digunakan dalam pembuatan sistem ini yaitu waterfall. Metode tersebut terdiri dari beberapa fase, yaitu:
1. Analysis
Proses pengumpulan persyaratan difokuskan secara khusus kepada perangkat lunak yang akan dibangun.
2. Design
Proses tahapan yang berfokus pada empat atribut yang berbeda dari sebuah program ataua perangkat lunak.
3. Code
Desain harus diterjemahkan agar bisa dibaca oleh mesin.
4. Test
Setelah kode selesai dikerjakan, maka pengujian perangkat lunak dilakukan pada tahap ini.

Penulis artikel adalah Dewi Wulan Cempaka Ayu
Perbaikan dalam artikel ini adalah Contoh gambar belum menggunakan petunjuk. Misalnya jika gambar Entity Relationship Diagram yang ada di dalam artikel belum menunjuk kepada penulis tertentu.

Sunday, September 6, 2015

Coret - coret awal persiapan penulisan TA

Pada awal penulisan blog ini masih bingung tentang pemilihan topik yang akan digunakan untuk memulai mengerjakan Tugas Akhir. Beberapa topik yang dipilih yaitu tentang Manajemen Investasi SI/TI dan Manajemen Resiko SI/TI. Untuk Pembimbing dalam mengerjakan Tugas akhir ini saya memutuskan untuk meminta bimbingan dari Pak Agus Salim sebagai pembimbing TA sy.